Mengapa harus ada sesak disini?
Jika memang seharusnya tak pernah ada rasa
Bukankah komitmen itu telah jelas, bahwa hubungan ini, tak akan melebihi apapun..
Dan, tak akan pernah..
Bahkan, jika takdir Tuhan berkata iya..
Aku tak pernah ingin,
Ungkapkan semua rasa, apalagi sakit, padanya
Bahagianya,
Bahagiamu,
Adalah bahagiaku,
Sekalipun itu akan menyisakan luka, yang terdalam
Dan, tak akan pernah hilang
Mengapa harus berharap dan merasa kehilangan.
Pada sesuatu yang tak pernah dimiliki
Bukankah garis takdir itu telah jelas,
Bahwa, aku dan dia, hanyalah tertakdir sebagai orang-orang yang bersaudara..
Tuhan,
Aku hadirkan hatiku disisi-Mu,
Aku hadirkan jiwaku hanya untuk-Mu
Biarkanlah ia mengabdi, sekuatnya, sebisanya,
Hingga jiwa itu enggan lagi hinggap dalam ragaku..
Tuhan,
Sampaikanlah doaku malam ini untuknya..
Hingga kapanpun,
Aku akan tetap mencintainya..
Namun, hanya Engkau dan aku yang tahu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar