Senin, 29 Agustus 2011

Terimakasih telah hadirkan cinta di dadaku, Rabbi..

bayangkan,
jika Allah tak pernah ciptakan rasa cinta di hati-hati kita,
mungkin tidak akan pernah ada sejarah kedamaian,
semuanya akan bicara tentang peperangan

bahkan, perang pun terkadang adalah ungkapan rasa cinta..
Allah begitu Maha Hebat, Maha Luar Biasa..
yang menciptakan perasaan dalam hati manusia,
bisa menangis,
marah,
tertawa,
bahagia.

Saya pribadi tidak bisa membayangkan,
jika hidup saya flat-flat aja..:D

Ya Allah, terimakasih telah hadirkan cinta di dadaku..
sehingga aku bisa merasakan indahnya kasih sayang ibu,
indahnya kasih sayang ayah,
keluarga,
teman,
sahabat,
dan indahnya kasih sayang Islam yang memeluk jiwa ini begitu erat..

bagaimana bisa saya begitu marah ketika warga Palestina dibombardir, ketika saya tidak memiliki kecintaan terhadap Islam?
dan, bagaimana bisa saya memiliki kecintaan terhadap Islam jika saya tidak menyembah Allah?
karena Islam, karena Allah..
saya mencintai mereka,

Terimakasih Rabbi,
atas anugerah kekhawatiran di hati ini atas porak-porandanya negeri ini..

Jika saja, kita sudah tak lagi memiliki sensitivitas atas sebuah kemaksiatan.
barangkali hati kita telah mati,
dan  itu artinya, tak ada lagi cinta dalam hati-hati kita..

wallahu'alam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar